Dari pengalaman mendampingi klinik, alat yang tidak dirawat biasanya baru diketahui bermasalah saat sedang dibutuhkan. Ini menjadi titik yang paling sering kami bahas saat sesi pendampingan.
Berikut 5 praktik yang kami lihat paling membantu, disusun dari yang paling mudah dijalankan.
Buat jadwal pemeriksaan alat secara berkala. Dampaknya paling jelas terlihat pada waktu tunggu pasien. Banyak klinik baru menyadari pentingnya setelah sempat mengalami masalah. Tulis sebagai bagian dari prosedur harian, bukan sekadar instruksi lisan.
Catat hasil pemeriksaan dan tindak lanjutnya. Praktik ini terlihat sederhana, tetapi dampaknya baru terasa ketika klinik mulai ramai. Sisi baiknya, langkah ini bisa dijalankan tanpa biaya tambahan yang berarti. Sampaikan kesepakatan ini kepada semua petugas, termasuk yang bekerja paruh waktu. Sejauh pengalaman kami, aspek perawatan alkes klinik memang jarang dibahas padahal sering menjadi ganjalan.
Bagian yang butuh kesabaran
Latih petugas mengenali tanda alat mulai bermasalah. Klinik yang melakukannya rutin biasanya lebih cepat menemukan masalah sebelum membesar. Banyak klinik baru menyadari pentingnya setelah sempat mengalami masalah. Jangan ragu mengubah cara yang sudah berjalan bila terbukti lebih efisien.
Simpan alat dengan pelindung yang semestinya. Yang membuat beda bukan besar-kecilnya klinik, melainkan apakah langkah ini dijalankan atau tidak. Cukup dituangkan dalam satu halaman pengingat yang ditempel di area kerja. Libatkan petugas yang paling sering bersinggungan dengan proses ini. Di ranah perawatan alkes klinik, detail seperti inilah yang membedakan klinik yang rapi dan yang kerepotan.
Bagian yang butuh kesabaran
Siapkan mitra servis untuk alat tertentu. Sisi baiknya, langkah ini bisa dijalankan tanpa biaya tambahan yang berarti. Sekali dilakukan dengan benar, kebiasaan ini menghemat waktu petugas di kemudian hari. Di ranah perawatan alkes klinik, detail seperti inilah yang membedakan klinik yang rapi dan yang kerepotan.
Evaluasi alat yang sering bermasalah. Banyak klinik baru menyadari pentingnya setelah sempat mengalami masalah. Kalau perlu, mulai dari satu poli dulu sebagai uji coba sebelum berlaku menyeluruh.
Kalau mau dimulai dari sekarang
- Bicarakan dengan petugas yang menjalankannya sehari-hari dan minta usulan perbaikan yang realistis.
- Uji pada satu poli atau satu shift dulu, sambil mencatat kendala yang muncul.
- Tuliskan temuan paling sering muncul, lalu pilih satu yang paling mengganggu pelayanan pasien.
- Perbaiki aturannya berdasarkan hasil uji, lalu baru berlaku untuk seluruh klinik.
Tidak semua langkah harus sempurna pada percobaan pertama; yang penting prosesnya berjalan dan bisa diperbaiki.
Pola yang perlu dihindari
Ada beberapa kebiasaan berulang yang kerap kami temui dan hampir selalu berujung pada pekerjaan tambahan.
- Baru merapikan berkas saat akan ada pemeriksaan, bukan sebagai kebiasaan harian.
- Membiarkan data ganda karena malas mencocokkan sebelum menyimpan.
- Tidak menetapkan siapa penanggung jawab, sehingga pekerjaan jatuh ke orang yang paling rajin saja.
Tidak perlu membereskan semuanya hari ini; pilih satu, perbaiki, lalu lanjut ke berikutnya.
Hal yang paling sering ditanyakan pasien dan pemilik klinik
Seberapa sering diperiksa? Tergantung jenis alat, namun banyak klinik memeriksa alat utama tiap bulan.
Perlu kontrak servis? Untuk alat bernilai tinggi, kontrak servis biasanya lebih menenangkan.
Langkah berikutnya
Kesimpulan praktisnya, mulailah dari satu atau dua perubahan yang paling mudah, lalu tambah perlahan.
Kalau Anda ingin merapikan bagian ini tanpa menambah beban kerja, aplikasi SUPER HEALTHCARE menyediakan modul yang mengikuti alur kerja klinik sehari-hari.
Sebagai tambahan, jangan lupa meninjau kembali kebiasaan lama yang mungkin masih melekat, karena biasanya di situlah letak waktu yang terbuang.